Janji Tepat Waktu Terpenuhi! Penanganan Longsoran Ngade Ternate Rampung Lebih Cepat dari Target
DAERAH
TERNATE, Maluku Utara – Pekerjaan penanganan longsoran di wilayah Ngade, Kota Ternate, telah resmi diselesaikan dengan lebih cepat dari jadwal yang semula ditargetkan tuntas pada Desember 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen penuh instansi terkait dalam mempercepat pemulihan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, berhasil mewujudkan janji yang telah disampaikan sebelumnya. Bahwa, penanganan longsoran Ngade dapat berfungsi secara optimal pada bulan Agustus, dan target tersebut kini telah tercapai. Saat ini, tim pelaksana sedang menyelesaikan tahap pembersihan serta penyelesaian akhir guna memastikan kualitas hasil pekerjaan sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan.
Pernyataan Resmi Plt. Kepala BPJN Malut Abdul Hamid Payapo kepada awak media. Selasa, 8/9/2026.
“Kami berkomitmen penuh untuk menuntaskan seluruh penugasan yang diberikan oleh masyarakat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, khususnya Direktorat Jenderal Bina Marga. Segala sesuatu yang kami kerjakan akan kami selesaikan dengan baik, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya. Meskipun ketersediaan anggaran terbatas, semangat kami untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat tidak pernah berkurang.”ujarnya.
Ruas jalan di wilayah Kota Ternate ini berada di bawah pengelolaan Satuan Kerja (Satker) PJN 2 yang dipimpin Anggiat Napitupulu, serta Pengelola Proyek Konstruksi (PPK) Kota Ternate yang dipimpin Ali Avanati. Seluruh unsur terkait bekerja secara sinergis dalam mengatasi keterbatasan anggaran melalui perencanaan dan pelaksanaan yang efisien.
Ia mengatakan, sebagai jaminan kualitas, setelah pekerjaan ini selesai, penyedia jasa pelaksana akan melakukan pemeliharaan selama satu tahun ke depan. Langkah ini diambil agar hasil pekerjaan tetap terjaga kondisinya, aman digunakan, dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Ternate dan wilayah sekitarnya.
Abdul menambahkan bahwa, penyelesaian penanganan longsoran Ngade yang lebih cepat dari rencana menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja keras, koordinasi yang solid, dan tanggung jawab yang tinggi, keterbatasan anggaran dapat diatasi demi kepentingan publik yang lebih luas. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi referensi positif bagi penanganan infrastruktur serupa di daerah lain di Indonesia.tutupnya. (Arin/MI)