Persiapan Peringatan HUT ke-81 RI: Paskibraka Ternate Masuki Pra Diklat, Terobosan Baru Hadirkan Marching Band Gita Taruna Wijaya
DAERAH, Uncategorized
![]()
Ternate – Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Ternate untuk HUT ke-81 RI pada 2026 mengusung semangat baru, transparansi penuh dan digitalisasi penuh. Seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran hingga perengkingan, dilakukan secara online dan terintegrasi dengan sistem nasional Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Rabu,8/7/2026.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ternate, Nuryadin Rachman, menegaskan bahwa seleksi tahun ini mengedepankan prinsip Computer Assisted Test (CAT) untuk tes wawasan kebangsaan dan intelegensia umum . Proses ini memastikan objektivitas dan meminimalisir intervensi.
“Prosesnya sangat ketat dan transparan. Tidak ada intervensi dari pihak manapun. Mereka yang lulus adalah yang terbaik dari segi kesehatan, intelegensi, dan kemampuan kepemimpinan,” tegas Nuryadin .
Dari 257 pendaftar , terpilih 62 peserta (32 putra, 30 putri) sebagai calon Paskibraka tingkat Kota Ternate . Prestasi membanggakan juga diraih, 4 peserta lolos ke tingkat Provinsi Maluku Utara, dan 1 peserta bahkan menembus seleksi tingkat nasional .
Ada angin segar dalam perayaan tahun ini. Untuk pertama kalinya, pengukuhan Paskibraka akan dimeriahkan penampilan Marching Band Gita Taruna Wijaya yang berkolaborasi dengan tarian kolosal. Uniknya, personel marching band ini berasal dari anak-anak yang tidak lolos seleksi Paskibraka, dengan memberikan mereka pengalaman berharga dan sertifikat dari pemerintah kota ternate.
“Tahun ini perdana, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kita libatkan mereka dalam Marching Band yang akan tampil memukau saat pengibaran bendera,” jelas Nuryadin.
Program Paskibraka kini tidak hanya soal pengibaran bendera, melainkan wadah pencetak calon pemimpin masa depan berkarakter Pancasila . Hal ini dibuktikan dengan banyaknya alumni Paskibraka Ternate yang lolos seleksi TNI, Polri, hingga Akademi Kepolisian (Akpol) .
“Kegiatan ini bukan sekadar melatih cara mengibarkan dan menurunkan bendera, tetapi kita sedang membangun fondasi calon pemimpin masa depan anak bangsa yang tangguh dan berintegritas,” ujar Nuryadin.
Saat ini, 62 calon terpilih sedang menjalani pendidikan awal di lokasi Gudang Dolog. Pada pertengahan Juli, mereka akan pindah ke Lapangan Salero untuk mengikuti latihan intensif guna mempersiapkan tugas sakral pengibaran bendera pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Nuryadin menambahkan, di sisi lain, meskipun Panitia Pelaksana HUT ke-81 RI secara resmi belum dibentuk, sejumlah kegiatan pendukung telah disiapkan. Pemerintah Kota Ternate akan menyelaraskan rangkaian perayaan dengan program Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), serta menggelar lomba kebersihan lingkungan dan kegiatan gotong royong membersihkan wilayah sebagai wujud cinta tehadap tanah air. Tutupnya. (Arin/MI).