Dukung Penuh Prestasi Siswa, Kepala Sekolah SMA NEGERI 1 TERNATE Tegaskan Jaga Ketat Integritas Pelaksanaan SPMB
DAERAH
TERNATE – Pendidikan tidak hanya soal nilai akademik semata, tetapi juga ruang bagi siswa mengembangkan bakat dan kemampuan di berbagai bidang. Demikian ditegaskan Kepala SMA Negeri 1 Ternate, Sabaria Umahuk, S.Pd., M.Si. yang menyatakan komitmen sekolah untuk mendukung dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa berprestasi, baik di bidang pelajaran maupun olahraga dan seni.
Sabaria mengaku bangga melihat pencapaian yang berhasil diraih para siswanya dalam berbagai ajang kompetisi. Banyak dari mereka yang berhasil membawa pulang medali emas, perak, hingga perunggu dan mengharumkan nama sekolah. Jumat, 19/6/2026.
“Saya sangat bangga dengan apa yang telah dicapai anak-anak kita. Sekarang ini, prestasi tidak hanya diukur dari seberapa tinggi nilai di kelas. Prestasi di bidang olahraga, seni, dan kegiatan lainnya juga sangat berharga. Sekolah tidak akan membiarkan mereka berjuang sendirian, kami akan selalu ada memberikan dukungan dan apresiasi sesuai usaha dan hasil yang mereka capai,” ujarnya.
Dukungan yang diberikan bukan hanya sebatas ucapan semangat, melainkan juga diwujudkan dalam kebijakan pembelajaran. Prestasi yang ditunjukkan siswa di luar kelas akan menjadi pertimbangan dalam penilaian mata pelajaran terkait. Hal ini telah disepakati bersama komite sekolah dan seluruh guru.
“Bagi siswa yang berprestasi di olahraga, itu akan masuk dalam penilaian pelajaran olahraga. Begitu juga untuk bidang seni dan lainnya. Kami instruksikan kepada para guru untuk memberikan apresiasi dan penilaian terbaik bagi mereka yang sudah berjuang membawa nama baik sekolah,” jelasnya.
Sebagai contoh, pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Maluku Utara, sebanyak 23 siswa SMA Negeri 1 mengikuti berbagai cabang olahraga, mulai dari bola basket, voli, tinju, renang, sepeda, bulu tangkis, hingga menembak. Sekolah memberikan dukungan penuh, termasuk kemudahan dispensasi agar proses belajar mereka tetap berjalan lancar meski sibuk mengikuti latihan dan pertandingan.
Selain membahas soal prestasi, Sabaria juga menanggapi sejumlah pertanyaan masyarakat terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak memiliki wewenang sama sekali dalam proses penyeleksian dan penentuan kelulusan calon siswa.
“Perlu dipahami, SMA Negeri 1 Ternate tidak terlibat dalam proses seleksi. Seluruh aturan, mekanisme, dan sistem penilaian dikendalikan langsung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Sabaria mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan tidak mudah percaya pada oknum yang mengaku bisa meloloskan calon siswa dengan imbalan tertentu.
“ Jangan percaya pada janji-janji yang menawarkan jasa kelulusan. Pihak sekolah hanya bertugas memberikan informasi yang jelas dan benar kepada warga. Tidak ada satu pun guru atau pejabat sekolah yang bisa menjamin seseorang diterima. Semua harus mengikuti jalur resmi dan sistem yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Sabaria juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap imbauan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, untuk menjaga kejujuran dan keterbukaan dalam pelaksanaan SPMB. Ia telah menyetujui seruan integritas dan mengajak semua pihak untuk mengawal proses tersebut agar berjalan adil dan bebas dari kecurangan.
Sabaria mengingatkan bahwa tujuan utama setiap sekolah adalah sama, mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter.
“Pada dasarnya semua sekolah itu sama. Nama dan status bukanlah satu-satunya penentu keberhasilan anak. Yang paling penting adalah semangat belajar siswa, dukungan orang tua, serta kesungguhan untuk meraih cita-cita. Mari kita bersama-sama menjaga kualitas pendidikan di daerah ini,” pungkasnya. Arin/MI