Munas DPP KOHARMAL di Morotai Jadi Momentum Penguatan Organisasi Nasional
NASIONAL
Morotai – Musyawarah Nasional (Munas) Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Hardtop Malang (DPP KOHARMAL) berlangsung lancar dan sederhana di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Rabu (20/05/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah stakeholder dan tamu undangan dari berbagai daerah.
Menariknya, Kabupaten Pulau Morotai dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Munas tahun ini, meski sebelumnya agenda tersebut direncanakan berlangsung di Jakarta. Pemilihan Morotai disebut sebagai bentuk komitmen KOHARMAL untuk memperluas jangkauan organisasi hingga ke kawasan timur Indonesia.
Ketua Umum terpilih Herman Hardyanto yang diwakili Sekretaris Jenderal KOHARMAL, Maharani Halil, menyampaikan bahwa pelaksanaan Munas kali ini memiliki nuansa berbeda dibanding Munas sebelumnya.
Menurut Maharani, keputusan menggelar Munas di Maluku Utara merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh pengurus dan anggota organisasi.
“Pelaksanaan Munas tahun ini sangat berbeda dari sebelumnya. Berdasarkan hasil kesepakatan bersama para pengurus, kami ingin membawa agenda nasional ini ke wilayah Maluku Utara, tepatnya di Kabupaten Pulau Morotai,” ujar Maharani.
Ia menjelaskan, Munas DPP KOHARMAL tidak hanya membahas pemilihan ketua umum dan restrukturisasi kepengurusan baru, tetapi juga merumuskan Program Kerja (Proker) organisasi untuk periode 2026–2031.
“Alhamdulillah, dari hasil pemilihan, Herman Hardyanto kembali dipercaya untuk melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum periode 2026–2031. Selain itu, kami juga melakukan perombakan struktur kepengurusan, khususnya di beberapa divisi, yang saat ini masih dalam tahap pembahasan,” jelasnya.
Maharani juga mengungkapkan, KOHARMAL telah menyiapkan sejumlah program strategis yang direncanakan mulai direalisasikan pada November 2026 di 38 provinsi di Indonesia.
Setiap provinsi nantinya akan difokuskan pada satu titik kegiatan utama, termasuk di Maluku Utara yang mencakup 10 kabupaten/kota.
“Program kerja ini sebenarnya sudah kami gagas sejak tahun 2014, namun baru akan direalisasikan pada November 2026. Nantinya program ini akan ditangani langsung oleh divisi-divisi khusus kami yang akan membangun komunikasi lanjutan dengan pemerintah provinsi di seluruh Indonesia guna memperkuat kolaborasi,” ungkapnya.
Ia berharap, program kerja baru yang disusun KOHARMAL dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai daerah.
“Harapan kami, program kerja baru ini bisa membantu masyarakat di 38 provinsi di Indonesia. Semoga kolaborasi yang dibangun bersama pemerintah daerah dapat berjalan maksimal dan mencapai target sesuai skema yang telah kami susun,” tutup Maharani. (Tim/MI)